BERITA DIGDAYA
Meningkatkan Motivasi dan Kinerja Guru dan Karyawan MIM Digdaya Bolon Melalui Pembinaan PDM Kabupaten Karanganyar
Guru dan Karyawan Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Digdaya Bolon beserta beserta Madrasah yang tergabung dalam Konsorsium AUM Colomadu mengikuti Pembinaan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Karanganyar dalam acara AUM Mengaji dengan tema “Menjadi Guru yang Dirindukan dan Mencerahkan” Sabtu (20/01/2024).
Pembinaan tersebut merupakan agenda rutin yang dilakukan oleh PDM Kabupaten Karanganyar dalam rangka meningkatkan motivasi dan kinerja Guru beserta Karyawan yang tergabung dalam konsorsium Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Colomadu antara lain, MIM Digdaya Bolon, MIM Gedongan, MIM Ngasem, SD Muhammadiyah Plus Malangjiwan, SD Muhammadiyah Program Unggulan Colomadu, SMP Muhammadiyah 7 Program Unggulan Colomadu, SD PK Muhammadiyah Batubaran dan TK Aisyiyah se-Colomadu.
Drs. Bandung Gunadi selaku narasumber memberikan semangat kepada seluruh Guru dan Karyawan yang hadir dalam pembinaan tersebut, agar tidak risau terhadap rezeki kita sebagai seorang guru honorer, ditengah gempuran peningkatan gaji guru ASN.
“Guru-Guru honorer jangan sampai iri dengan gaji guru ASN, karena rezeki seseorang sudah diatur oleh Allah SWT, selain dari bekerja, Kita sebagai Guru honorer di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) tidak selayaknya hanya berfikir duniawi, namun juga berfikir tentang tabungan amal akhiratnya.” Ujarnya.
Beliau menjelaskan tingkatan rezeki ketika Allah SWT memberikan rezeki kepada umat-Nya.
“Ada tiga tingkatan ketika Allah SWT membagikan rezeki kepada umatnya, Pertama, Rezeki yang dijamin oleh Allah SWT, dalam QS. Hud ayat 6 dijelaskan bahwa tidak satupun makhluk bergerak di bumi melainkan semuanya dijamin rezekinya oleh Allah SWT. Kedua, Rezeki yang bisa didapat dengan berusaha, dalam QS. An-Najm ayat 39 dijelaskan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya. Ketiga, Rezeki karena kita telah bersedekah, dalam QS. Al-Baqarah ayat 245 dijelaskan bahwa siapakah yang menafkahkan hartanya di jalan Allah SWT, maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Keempat, yaitu puncaknya ketika kita telah melakukan semua perbuatan diatas, maka yang harus dilakukan adalah Tawakkal, Dalam QS. At-Talaq ayat 3 dijelaskan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah SWT, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya.” Pungkasnya
Beliau juga memberikan analogi dengan teori A.J.Toynbee yaitu “Challenge and Response Theory” untuk menggambarkan perubahan besar dapat dilakukan ketika kita mendapat tantangan.
“Sastrawan dari Inggris yaitu A.J Toynbee mencetuskan Challenge and Response Theory ketika dia membandingkan masyarakat mapan dan masyarakat yang mengalami ketidakmapanan, ternyata ditemukan sintesanya bahwa masyarakat yang mengalami ketidakmapanan mampu survive daripada masyarakat mapan. Artinya jangan menjadikan alasan gaji guru non-ASN sedikit sehingga membuat kalian tidak berkembang baik secara kapasitas maupun kapabilitas, Justru permasalahan tersebut dijadikan sebuah Challenge sehingga mampu menghasilkan Response berupa pengembangan diri, softskill, hardskill dan lain sebagainya.” Ujarnya
Diakhir kata, Beliau membagikan tips untuk tetap bersyukur dengan apa yang telah didapatkan.
“Ada beberapa tips agar kita sebagai Guru tetap merasa bersyukur dalam segala keadaan, Pertama, Tidak perlu khawatir tentang hidup Kita, sandarkan hanya kepada Allah SWT, jangan bersandar kepada makhluk, karena itu adalah patah hati yang disengaja. Kedua, Coba mulai bersyukur dengan hal-hal kecil yang sudah didapatkan hingga saat ini. Ketiga, Perbanyak bersedekah. Keempat, Belajarlah untuk hidup sederhana dan apa adanya. Kelima, Tebarlah kasih saying kepada semua makhluk Allah SWT dan jangan pernah memiliki penyakit hati karena itu adalah penyakit yang dampaknya sangat mengerikan baik untuk jasmani maupun rohani.” Ungkapnya.

Meriahkan Hari Anak Nasional, Siswa MIM Digdaya Bolon Ikuti Edukasi Ritel dan Senam Sehat di Super Indo
COLOMADU – Suasana ceria dan penuh semangat mewarnai peringatan Hari Anak Nasional di Super Indo Colomadu pada Sabtu (25/7). Acara bertajuk “Healthy & Happy Bareng

Angkat Tema Sinergi Adab dan Karakter, MIM Digdaya Bolon Gelar Awalussanah di Auditorium Moh. Djazman UMS
SURAKARTA — Mengawali tahun ajaran baru dengan gerak bersama, MI Muhammadiyah (MIM) Digdaya Bolon sukses menyelenggarakan agenda Awalussanah pada Sabtu (11/7/2026). Bertempat di Auditorium Moh.

Sinergi Sejak Hari Pertama, MIM Digdaya Bolon Ajak Orang Tua Kawal Karakter Murid Baru
BOLON – Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Digdaya Bolon selenggarakan pembekalan sekaligus sosialisasi program madrasah pada orang tua/wali murid kelas 1 pada Kamis (09/07/2026). Langkah strategis

Lebih dari Sekadar Berkebun, Matamuda MIM Digdaya Bolon Tanamkan Karakter dan Iman Lewat Alam
BOLON – Masa Taaruf Murid Madrasah (Matamuda) bagi siswa baru kelas 1 di MIM Digdaya Bolon pada Kamis (09/07/2026) menghadirkan konsep adaptasi awal yang sarat

Refleksi Akhir Periode, Guru dan Tendik MIM Digdaya Bolon Bedah Capaian Program Madrasah Melalui Forum LPJ
BOLON – Menjelang berakhirnya periode pembelajaran tahun ajaran ini, Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Digdaya Bolon menyelenggarakan agenda krusial penutup tahun berupa Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bidang.

Digadang Hadirkan Kemudahan Transaksi, Aplikasi MIM Bolon dalam Tahap Pengembangan
Colomadu – Berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan prima kepada wali murid, MIM Digdaya Bolon sukses menyelenggarakan sosialisasi sistem pembayaran administrasi berbasis aplikasi digital. Kegiatan ini
