BERITA DIGDAYA

Pembinaan PDM Karanganyar pada Pertemuan IGABA Colomadu, H. Arif Nasiruddin, S. Ag : Guru Honorer Harus Dipikirkan

KARANGANYAR- KB Aisyiyah Sanggir menjadi tempat pertama yang mempelopori terselenggaranya kegiatan pertemuan dan pembinaan Majelis Pembinaan Kader (MPK) Pimpinan Daerah Karanganyar (PDM) yang diwakili oleh Bapak H. Arif Nasiruddin,S.Ag untuk seluruh guru-guru TK Aisyiyah Colomadu. Selasa (16/01/2024).

Kegiatan ini juga dihadiri oleh bapak ketua PCM Colomadu  Seno Ariyanto,SE serta dihadiri pula oleh PCA Colomadu ibu Ratnasari dan ibu Ernawati selaku PAUD Dasmen.

Dalam pembinaannya, Bapak Arif menyampaikan bahwasa pihak PDM akan merencanakan sebuah program yang akan berdampak dan bisa dirasakan kebermanfaatannya untuk guru-guru AUM terutama guru Aisyiyah yang notabene gaji dan kesejahteraannya dibawah UMR.

“Dalam program-program yang akan dirancang oleh PDM Kabupaten Karanganyar, kita akan mencoba untuk menitikfokuskan pada Guru Aisyiyah yang kesejahteraannya dibawah gaji UMS.” Pungkasnya

Beliau juga menyampaikan bahwa akan bekerjasama dengan berbagai pihak salah satunya Lazizmu Kabupaten Karanganyar serta Lazizmu setiap Cabang di Karanganyar untuk turut memperhatikan kesejahteraan guru TK dan PAUD Aisyiyah di Karanganyar.

“InsyaAllah kita akan menggandeng beberapa pihak termasuk Lazizmu daerah dan Cabang untuk turut andil dalam menyejahterakan Guru TK dan PAUD Aisyiyah di seluruh daerah Karanganyar.” Imbuhnya.

Selain itu, Beliau juga mengingatkan bahwa sekolah yg sudah besar diharapkan membantu sekolah yang kecil.

“Semua Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) harus saling bersinergi terutama di kancah Pendidikan, agar saling berkembang satu sama lain, serta peran aktif Pimpinan Cabang Aisyiyah di setiap tempat harus aktif dalam mengontrol dan mengelola AUM yang berada dalam cakupan wilayahnya.” Ujarnya.

Dalam pungkasannya, Beliau berpesan bagi kader-kader Muhammadiyah yang masuk ke kancah politik, untuk tidak membawa nama Muhammadiyah dan diharapkan dukungannya bagi Persyarikatan dan jangan lupa untuk tetap membawa Khittah Perjuangan Muhammadiyah. (Puspita)