BERITA DIGDAYA

MIM Digdaya Bolon : Ekspresikan Diri di Hari Kartini

Dari sosok Raden Ajeng Kartini Kita belajar bagaimana gigihnya belajar memperjuangkan angan dan cita-cita ditengah konstruksi masyarakat yang tidak mewajarkan seorang perempuan untuk belajar dan menempuh pendidikan. Pemikiran Raden Ajeng Kartini yang termaktub dalam bukunya berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang hingga saat ini menjadi rujukan bagi emansipasi dan relasi gender hingga saat ini.

Dalam rangka merefleksikan perjuangan besarnya, Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Digdaya Bolon Colomadu mengajak seluruh siswa, guru dan karyawannya untuk mengekspresikan diri melalui pakaian yang digunakan pada saat peringatan hari Kartini. Antusias begitu terlihat ketika banyak siswa yang memanfaatkan kegiatan peringatan tersebut sebagai ajang menyalurkan imajimasi dan cita-cita mereka yang tercermin dari pakaian yang mereka gunakan.

“Ada yang memakai baju tentara, baju adat, doktor bahkan ada yang memakai jas rapi, katanya ingin menjadi presiden.” Ujar Wahyu Nur Hidayati, S. Pd selaku Waka Kesiswaan MIM Digdaya Bolon Colomadu.

Wahyu mengungkapkan penyelenggaraan peringatan hari Kartini menjadi momentum untuk terus mengingat dan meneladani semangat Kartini untuk terus belajar dan menggapai cita-citanya, sekaligus menjadi ajang peserta didik untuk mengekspresikan diri tentang cita-cita yang ingin dicapainya.

“Kegiatan ini merupakan salah satu metode Kita untuk terus membangkitkan cita-cita dan mimpi peserta didik dengan memberikan kebebasan untuk berekspresi melalui pakaian. Secara tidak langsung kegiatan tersebut dapat memantik anak untuk berfikir mengenai apa yang ingin capai di masa depan nanti.” Imbuhnya.

Ibu Camat Colomadu yang turut berpartisipasi menjadi pembina upacara menyampaikan harapan besar generasi muda untuk terus belajar untuk menggapai apa yang tengah di impikan.

“Sudah menjadi kewajiab Kita untuk terus meneladani perjuangan para pahlawan seperti RA Kartini, dengan semangatnya untuk belajar meskipun pada saat itu tantangannya sangatlah besar, namun tak hentinya Ia berjuang.”

Irin Dwi Susanti, S. Pd., M. Pd selaku Kepala Madrasah berharap semangat dan antusias peserta didik tidak hanya berhenti sampai disini dan terus dipupuk hingga menjadi subur dan bermanfaat bagi orang lain.

“Sangat bahagia melihat antusias peserta didik dalam mengekspresikan dirinya untuk masa depan. Semangat semacam ini perlu dirawat karena perjuangan Kartini adalah sepanjang masa. RA Kartini besar dengan kegigihan menimba ilmu hingga menghasilkan karya yang hingga saat ini Kita masih dapat menjumpainya, salah satunya dalam hal literasi, maka seyogyanya Kita perlu meneruskannya.” Ujar Irin.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan pawai budaya yang dilakukan disekitar MIM Digdaya Bolon yang semakin menambah keseruan peringatan hari Kartini tersebut. (Achmad Mahbuby/Humas)