BERITA DIGDAYA

Awalussanah MIM Digdaya Bolon, Prof Sutama Tegaskan Perlu Sinergitas Orang Tua dan Madrasah

Surakarta- Prof. Dr. Sutama, M. Pd selaku pembina madrasah dalam sambutannya pada acara awalussanah MIM Digdaya Bolon Colomadu yang mengangkat tema “Optimalisasi Peran Orang Tua Sebagai Motivator dan Teladan serta Bersinergi Positif dengan Madrasah” diikuti oleh 300 lebih wali murid MIM Digdaya Bolon menekankan pentingnya sinergitas antara orang tua dan madrasah yang perlu dijaga dalam rangka melakukan optimalisasi pendidikan bagi anak, Kamis (18/07/2024).

“Dalam proses pendidikan anak, kolaborasi antara madrasah dan orang tua perlu dijalin erat agar pembelajaran yang dilakukan terdefensiasi, mengingat karakteristik dan tipe belajar anak yang berbeda-beda sehingga sangat dianjurkan kolaborasi untuk melahirkan generasi cerdas, berakhlak mulia dan siap menghadapi era globalisasi.” Papar Dekan FKIP UMS itu.

Beliau juga berpesan kepada seluruh wali murid MIM Digdaya Bolon Colomadu untuk mengoptimalkan peran orang tua dalam mendukung proses pendidikan anak.

“Kami berpesan kepada seluruh wali murid MIM Digdaya Bolon untuk aktif dalam mengoptimalkan peran guna mendukung proses pendidikan anak. Jadilah tim yang positif dengan madrasah, jalin kolabisasi dan kerjasama tanpa batas sehingga menjadi tim yang kompak.” Imbuhnya.

Ketua komite madrasah, Wibowo Jati Purwanto juga turut memberikan nasehat kepada wali murid untuk menjadi suri tauladan pertama bagi anak.

“Saya selaku komite madrasah, mewanti-wanti kepada wali murid dan guru MIM Digdaya Bolon untuk bersinergi dalam memotivasi anak serta menjadi suri tauladan yang baik agar kelak dapat menemukan jati dirinya.” Papar CEO Win Corporation itu.

Beliau juga menambahkan untuk menekankan kepada anak bahwa sebuah proses jauh lebih penting daripada hasil.

“Saya juga berpesan kepada seluruh elemen baik orang tua maupun guru MIM Digdaya Bolon agar jangan berekspektasi tinggi murid atau anaknya harus pintar matematika, ipas, pkn dan lain-lain kalua dirasa kurang sampai digojlok agar pintar mata pelajaran sampai lupa bahwa proses jauh lebih penting daripada hasil. Kita tidak pernah melakukan penyadaran tersebut, hasil adalah bonus dan proses adalah ikhtiar yang justru disitulah makna dan pahala tersimpan. Proses tidak akan pernah menghianati hasil.” Pungkasnya.

Irin Dwi Susanti, S. Pd., M. Pd selaku kepala madrasah menyampaikan terimakasih atas kepercayaan orang tua yang telah menitipkan anaknya di MIM Digdaya Bolon Colomadu. Irin berharap setelah ini akan terjalin kerjasama sampai 6 tahun kedepan untuk bersama-sama dalam mendidik anak sehingga menjadi anak yang sholeh dan sholehah.